Ady Wicaksono Daily Activities

Kebohongan Merajalela pasca Gempa

with 2 comments

Dikutip dari sebuah milis

Menambahkan tulisan mas Adie ini, saya justru kepikiran Allah sedang mulai melakukan skenario mencabuti ilmu2 Quran pelan2 dengan mewafatkan orang2 yang mukmin diantara kita….

Kebohongan yang merajalela setelah gempa
By Adie Jordan

Sun at 8:32pm
Beberapa saat setelah gempa Sumbar terjadi, banyak status di
Facebook yang mengkait-kaitkan gempa ini dengan ayat Alqur’an 17.16
yang berbunyi :

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami
perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya
menta’ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu,
maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami),
kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Tentu saja ini membuat gerah sebahagian korban yang tertimpa
musibah ini, mereka merasa sebagai “korban yang dihakimi”.

Kenapa sampai ayat ini dijadikan vonis bahwa mereka adalah
orang-orang “berhidup mewah yang melakukan kedurhakaan kepada
Allah”.??

Hal ini sangat menggelitik bagi kami untuk mencari dari gempa yang
terjadi di Aceh 26 Desember 2004. Kenapa tidak dikaitkan dengan
satupun ayat Al-Qur’an? Berikut rekam kejadian gempa Aceh :

Gempa terjadi pada waktu 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada
bujur 3.316° N 95.854° EKoordinat: 3.316° N 95.854° E kurang lebih 160
km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan 9,3
menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa bumi terdahsyat
dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Asia Tenggarai

http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Samudra_Hindia_2004

Lalu apa “Ramalan” Al Qur’an pada waktu kejadian tersebut..??

[7:58] Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan
seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya
tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran
(Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.

Sebenarnya yang menjadi masalah adalah dalam kaitan Ayat 17.16
yang dihubungkan, “Ahli-ahli tafsir” dadakan ini seolah olah
mengaitkan bahwa korban gempa di Padang sama dengan orang yang
dimaksud dalam Ayat 17.16 tersebut.

Apakah orang2 yang menghakimi tersebut pernah ke kota Padang atau
tinggal di kota Padang.?

Di Sumatera Barat secara umum dan Padang khususnya dalam 5 tahun
belakangan ini sangat bersungguh-sungguh untuk menjadi kota yang
bertaqwa kepada Allah (setidaknya itu dari pandangan saya selama
bekerja disana). Setiap pagi ada gerakan Subuh Mubarakah dan di setiap
Masjid lantunan Asma’ul Husna terdengar hampir setiap pagi.

Lihatlah para pelajar di kota padang, selalu menggunakan busana
muslim di setiap hari dan rata-rata mereka hapal dengan Asma’ul Husna.

http://www.padang.go.id/v2/content/view/1646/1/

Apakah ini negeri yang “Durhaka kepada Allah” itu.?

Kita seharusnya sepakat bahwa negeri itu sedang disayang Allah
karena mereka sedang mendekatkan diri kepada Nya sesuai dengan Firman
Allah

[2:214] Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal
belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang
terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan)
sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:
“Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat.

Maka dari itu, agar teman2 dapat menyebarkan pesan ini kepada
teman lain di Facebok atau dimanapun. Marilah kita sama-sama
bertaubat, karena bisa jadi bukan mereka yang dihukum, tapi kita yang
sedang diberi kesempatan kedua.

[53:32] (Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan
perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil.
Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui
(tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika
kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan
dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang
bertakwa.

Wallahu’alam

About these ads

Written by adywicaksono

October 7, 2009 at 1:19 pm

Posted in Uncategorized

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. segala sesuatu yang terjadi telah tertulis lengkap didalam kitab suci al-qur’an.

    segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini pun telah ditetapkan olah sang pencipta kita,
    Subhanallah….
    musibah bencana alam ini bukanlah kebetulan, tetapi bencana ini adalah ketetapan dari kehendak Allah SWT.
    karena hanya dialah penguasa dan juga maha mengetahui…

    bencana ini merupakan teguran kepada kita, bencana ini juga sebagai pertanda bahwa Allah masih sangat menyayangi kita…
    Allah memberikan teguran seperti ini agar kita bisa lebih taat serta lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

    sungguh Allah adalah maha Kuasa…
    Rumah Murah

    Jual Rumah

    October 7, 2009 at 6:37 pm

  2. “…karena bisa jadi bukan mereka yang dihukum, tapi kita yang sedang diberi kesempatan kedua.”
    Stuja… bgt Maz! Thx 4 ur article

    Heru Susilo

    March 24, 2010 at 9:56 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: